Kanker prostat adalah suatu tumor yang sangat jahat yang terdiri dari sel-sel kelenjar prostat. Tumor biasanya tumbuh perlahan dan tetap terbatas pada kelenjar untuk bertahun-tahun. Selama waktu ini, tumor menghasilkan sedikit atau tidak ada gejala-gejala atau tanda-tanda yang keluar (kelainan-kelainan pada pemeriksaan fisik). Ketika kanker berlanjut, bagaimanapun, ia dapat menyebar keluar dari prostat kedalam jaringan-jaringan sekelilingnya (penyebaran lokal).
Kanker payudara adalah keganasan yang bermula dari sel-sel di payudara. Hal ini terutama menyerang wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria. Tingkat insidensi kanker payudara di kalangan wanita adalah 1 berbanding8. Di Indonesia, kanker payudaramenduduki peringkat kedua setelah ca serviks. Sedangkan sekitar 60-80 % ditemukan pada stadium lanjut dan dapat berakibat fatal.
Haid (Menstruasi) adalah perdarahan secara periodik dan siklik dari uterus akibat terlepasnya jaringan endometrium.Pengeluaran darah menstruasi berlangsung antara 3 - 7 hari, dengan jumlah darah yang keluar sekitar 50 - 60 cc tanpa bekuan darah.
Pemeriksaan sekelompok orang untuk memisahkan orang yang sehat dari orang yang mempunyai keadaan patologis yang tidak terdiagnosis atau mempunyai resiko tinggi.
Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder, mencakup pemeriksaan pada orang-orang yang belum mempunyai symptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik.
Kehamilan, persalinan dan nifas merupakan penyebabkematian, penyakit dan kecacatan pada perempuan usia reproduksi di Indonesia. Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2002/2003 melaporkan angka kematian ibu (AKI) sebesar 307 per 100.000 kelahiran hidup. Pada tahun 2006 sebesar 226/100.000 kelahiran hidup. Menurut WHO penyebab tingginya angka kematian ibu dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu infeksi, perdarahan dan penyulit persalinan sedangkan 5 penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan postpartum, sepsis puerperal, abortus, eklamsia, dan persalinan terhambat.
Terapi sulih hormon (hormone replacement therapy-HRT) baik berupa estrogen saja maupun kombinasi estrogen dan progesteron, merupakan jenis obat yang paling banyak diresepkan bagi wanita pascamenopause di negara-negara industri maju. Kebanyakan wanita menggunakannya untuk mengatasi gejala menopause.
Namun demikian, publikasi tentang kemampuan sulih hormon untuk mencegah terjadinya penyakit kronik seperti osteoporosis, penyakit jantung koroner (PJK), penyakit Alzheimer dan kanker kolorektal juga memberikan kontribusi dalam peningkatan penggunaan sulih hormon di seluruh dunia dalam dekade terakhir. Efek protektif dari terapi sulih hormon ini hanya terbukti pada masa tulang dan kolorektal selengkapnya di bawah ini.